Pengantar
Teknologi Pertanian (PTP) TPO 1001
Ilmu, Pengetahuan,
Teknologi, dan Kaitannya
Informasi
yang kita dapat selama ini merupakan hasil dari sebuah proses yang melibatkan
rasa ingin tahu. Setelah rasa itu muncul akan diteruskan dalam proses berpikir yang berlandaskan pengetahuan. Hasil dari alur inilah
kita memperoleh ilmu yang dikemas dalam
bentuk informasi dan teknologi.
Berikut ini akan dijelaskan beberapa definisi dari unsur – unsur pembentuk
sebuah informasi serta kaitannya dalam membentuk sebuah ilmu.
Teknologi
adalah sebuah cara atau langkah hasil nalar manusia dalam menerapkan pengetahuan
ke dalam suatu bidang yang tepat. Teknologi dapat berperan sebagai barang
buatan, sebagai kegiatan manusia, sebagai kumpulan pengetahuan, dan sebagai
sistem. Ilmu merupakan suatu fakta atau opini dari sebuah kajian ilmiah maupun
non ilmiah yang tersusun secara sistematis menurut kaidah umum. Ilmu juga merupakan
pengetahuan yang sudah terorganisasi, komponennya diperoleh secara terus-
menerus dan mengandung kebenaran yang berlaku secara umum dan obyektif. Pengetahuan
adalah berbagai gejala alam atau sosial yang ditemui dan diperoleh manusia
melalui pengamatan akal. Pengetahuan juga diperoleh dari studi atau percobaan namun
belum sistematis, belum terorganisir, dan belum berlaku umum.
Proses berpikir adalah suatu keadaan
dimana seseorang hendak memikirkan jawaban dari apa yang pada saat itu menjadi
ganjalan dalam hati dan pikirannya. Proses ini timbul karena adanya rasa ingin
tahu dan kebutuhan akan tersedianya jawaban dari sebuah kejadian. Tindak lanjut
dari proses ini adalah adanya sebuah penelitian yang berperan penting dalam
memperoleh jawaban itu. Penelitian merupakan suatu penyelidikan yang sistematis
dan terorganisasi untuk menyelidiki masalah- masalah tertentu yang memerlukan
kesimpulan atau hasil jawaban.
Kaitan di antara ilmu, pengetahuan, penelitian,
dan teknologi yaitu sebagai berikut : dalam suatu kegiatan penelitian yang
mempunyai tujuan untuk mendapatkan teknologi baru. Maka dalam kondisi ini
proses berpikir harus berpedoman pada ilmu dan pengetahuan yang ada dan yang dimiliki.
Pengetahuan akan membantu seseorang dalam merumuskan masalah dalam
penelitiannya; ilmu akan mempertahankan fokus bidang penelitian yang sedang
dijalani. Sehingga lahirlah teknologi. Dengan demikian ilmu berperan sebagai
sistem yang akan menciptakan teknologi, dan teknologi nantinya juga akan
menjadi masukan bagi pengembangan ilmu yang akan datang.
Teknologi
Pertanian
Dalam tugas kali ini akan dipaparkan apa
itu teknologi pertanian. Pertama, teknologi adalah sebuah cara atau langkah
hasil nalar manusia dalam menerapkan pengetahuan ke dalam suatu bidang yang
tepat. Teknologi juga dihasilkan dari sistem yang kreatif terhadap suatu objek
untuk pemenuhan kebutuhan manusia. Sedangkan pertanian adalah suatu bidang
objek yang mempelajari ilmu atau seni membudidayakan sumber daya hayati atau alam
berupa tanah, tanaman, hewan dan pengolahannya untuk kesejahteraan manusia.
Secara harafiah teknologi pertanian merupakan
cara atau langkah penerapan pengetahuan ke dalam sumber hasil pertanian yang
melibatkan berbagai disiplin ilmu antara lain ilmu- ilmu terapan dan keteknikan
pada bidang pertanian. Teknologi pertanian mempelajari bagaimana sumber- sumber
hasil pertanian itu dimanfaatkan secara penuh guna memenuhi kebutuhan manusia.
Berbeda dengan pertanian, teknologi pertanian mempelajari hasil dari bahan-
bahan pertanian yang telah siap diolah. Jadi, lebih mempelajari setiap hasil
panen yang ada hingga menjadi produk yang siap disajikan, dijual, maupun
dikonsumsi. Teknologi pertanian dapat membuat suatu bahan hasil pertanian
menjadi bernilai jual yang lebih tinggi dan lebih bermanfaat bagi manusia. Misalnya, ikan laut mentah yang baru
ditangkap dibawa ke pabrik dan diolah menjadi ikan sarden dalam kemasan kaleng
yang bernilai jual tinggi.
Landasan
ilmu yang ada pada teknologi pertanian diantaranya dasar ilmu matematika,
fisika, kimia, biologi, sosial dan ekonomi. Teknologi pertanian mempunyai tiga
lingkup utama yaitu teknik pertanian, teknologi pangan dan hasil pertanian, dan
teknik industri pertanian. Teknik pertanian lebih mempelajari aspek keteknikan
dalam pertanian seperti alat dan mesin, energi, sistem irigasi, dan teknik
tanah dan air. Jurusan ini juga lebih banyak dipelajari ilmu matematika,
fisika, dan keteknikan. Kedua, teknologi pangan dan hasil pertanian, merupakan jurusan
yang melingkupi penerapan ilmu dan teknik tentang sumber daya pangan yang
terdiri dari penelitian, produksi, pengolahan, distribusi, penyimpanan pangan,
dan pemanfaatannya. Jurusan ini lebih banyak dilandasi oleh ilmu biologi,
kimia, dan biokimia. Yang ketiga adalah teknik industri pertanian, merupakan
disiplin ilmu terapan yang menitikberatkan pada perencanaan,
perancangan,
pengembangan, evaluasi suatu sistem terpadu pada kegiatan agroindustri untuk
mencapai kinerja yang optimal. Jurusan ini menitikberatkan pada ilmu sosial dan
ekonomi