Pada era serba digital saat ini, sungguh merupakan kerugian bila kita tidak mengikuti perkembangan teknologi. Teknologi digital telah semakin canggih, tidak ada kata bagi kita untuk gaptek. Kita tahu beberapa tahun lalu handphone diperoleh dengan susah payah berharga mahal dengan fitur jadul namun sekarang telah menjadi barang yang biasa, murah, dengan berbagai fitur canggih. Era gadget bak merebak seperti daun berguguran di musim gugur, semua orang ingin mengikutinya hingga tiap orang mewajibkan memiliki gadget. Namun tidak dapat dipungkiri, manfaat gadget ini sangat banyak.
Salah
satu hal yang menjadi tren saat ini adalah penggunaan gadget untuk marketing
atau pemasaran, misalnya e-marketer sms, banner on web, toko online, dan
masih banyak lagi. Semua contoh diatas menggunakan gadget dalam aplikasinya.
Sekarang gadget tidak terlepas dengan internet, dan internet sekarang tidak
dapat dielak kehadirannya dalam kehidupan sehari- hari. Rata- rata hampir tiap
orang yang memiliki gadget, 85%nya terkoneksi dengan internet dan mereka
menggunakannya untuk berbagai hal.
Berdasarkan
fakta ini, akan sangat menggiurkan apabila beriklan atau memasarkan produk
lewat jaringan internet, produk akan semakin mudah dikenal oleh masyarakat,
mudah terjual, sehingga bisnis kian maju pesat. Apalagi dengan era gadget yang
semakin canggih, era smartphone seperti Android, iOS, dan Blackberry semakin
mendukung kegiatan usaha yang memasarkan lewat digital. Smartphone tersebut
mempunyai fitur- fitur atau aplikasi yang dapat membantu kegiatan usaha,
seperti Whats app, BBM, dan toko online. Misalnya, melalui BBM atau BlackBerry
Messenger dengan pin yang kita punya kita dapat mencantumkannya sebagai CP
produk yang dijual. Jadi jika konsumen ingin menanyakan produk tersebut dapat
langsung melalui chat di BBM yang murah dan praktis.
Tidak
hanya itu saja, selain sebagai media promosi gadget atau smartphone dapat
digunakan sebagai alat melayani konsumen di suatu restoran. Seperti yang
digunakan di sebuah restoran masakan nusantara di Jogja, mereka menggunakan
ipod untuk konsumen ketika hendak memesan makanan, konsumen tinggal membuka
daftar menu yang tersedia lalu tinggal kirim messenger ke bagian resepsionis
untuk dibuatkan pesanannya, sehingga lebih praktis dan tidak memakan biaya
kertas (bon). Jika dihitung- hitung memang lebih menguntungkan apabila
menggunakan gadget sebagai media bisnis. Contoh perbandingannya, jika per Ipod 8Gb
seharga 2 juta, dengan harga kertas bon per bandelnya 8000, jika membutuhkan 100
bandel/hari selama sebulan maka 8000 x 100 x 30 = 2400000 (2,4 juta). Jika
diasumsikan Ipod bisa digunakan dalam jangka waktu lumayan panjang (3-6 bulan).
Maka selisihnya cukup signifikan bukan? Maka dari itu marilah berbisnis dengan
digital selain mudah juga mengurangi biaya produksi dan pemasaran. (onne)
sumber gambar : http://image.shutterstock.com/display_pic_with_logo/110572/187166297/stock-vector-set-of-flat-design-icons-mobile-phones-tablet-pc-marketing-technologies-mobile-apps-email-187166297.jpg
sumber gambar : http://image.shutterstock.com/display_pic_with_logo/110572/187166297/stock-vector-set-of-flat-design-icons-mobile-phones-tablet-pc-marketing-technologies-mobile-apps-email-187166297.jpg
TAGS :
COMMENTS